Webinar Pusat Digital dan Informasi PERSI Kupas Aplikasi Kecerdasan Buatan untuk Layanan Reservasi dan Informasi RS

Pusat Digital dan Informasi Perhimpunan Rumah Sakit Seluruh Indonesia (PERSI) menyelenggarakan Webinar “Transformasi Layanan Rumah Sakit dan Klinik di Masa Pandemi dengan Bantuan Asisten Virtual” hari ini, Sabtu (5/6) secara daring.

Reynir Fauzan, pendiri dan CMO Kata.ai memaparkan asisten virtual berupa chat bot bisa menjadi pilihan bagi kalangan perumahsakitan untuk meningkatkan layanannya. Perbincangan yang dioperasikan dengan teknologi kecerdasan buatan itu akan menghemat sumber daya manusia sekaligus mendekatkan rumah sakit (RS) dengan pasarnya. Pelayanan reservasi dan pemberian informasi bisa dilakukan oleh mesin, termasuk melalui WhatsApp, medium komunikasi paling populer di Indonesia.

“Sehingga, sumner daya manusia yang ada di RS bisa fokus pada peningkatan layanan, sedangkan pekerjaan yang bersifat rutin dan administratif bisa diserahkan pada mesin,” ujar Reynir.

Kata.ai sendiri, kata Reynir merupakan perusahaan pengembang layanan percakapan dengan kemampuan Bahasa Indonesia yang baik, bahkan mampu mengakomodir istilah kekinian bahkan bahasa daerah. Teknologi Kata.ai ini sudah diterapkan di perusahaan seluler dan perbankan BUMN.

Sementara, Timur Bawono, COO Medlinx Asia dalam topiknya Otomatisasi Jadwal Janji Temu Pasien dengan Chatbot dan Callbot menyatakan, layanan percakapan itu juga bisa dilengkapi fitur penanganan keluhan. “Penelepon dan pengguna layanan juga bisa dihubungkan dengan staf rumah sakit, dengan cara kita memberi pilihan kepada penelepon atau sistem bisa menyaring kata-kata tertentu sehingga komunikasi bisa langsung dialihkan kepada manusia.”

Menggunakan layanan pihak ketiga, yaitu pengembang yang berfokus pada teknologi layanan percakapan ini seperti Medlinx, kata Timur, akan lebih efisien bagi RS. Bahkan, teknologi ini juga bisa terhubung dengan Sistem Informasi Rumah Sakit (SIMRS) dan kompleksitas layanan bisa terus ditingkatkan sesuai kebutuhan. “Misalnya untuk kebutuhan triase,” kata Timur. (IZn – persi.or.id)