Varian Mu Resisten terhadap Vaksin, Belum Ditemukan di Indonesia

Varian Mu yang diyakini resisten terhadap vaksin COVID-19 hingga kini belum ditemukan di Indonesia. Kendati patut diwaspadai, penyebarannya tidak hebat seperti penularan dari varian Delta.

Kewaspadaan justru diperlukan untuk mengantisipasi gelombang ketiga COVID-19 yang dikuatirkan akan yerjadi apabila masyarakat tidak patuh protokol Kesehatan.

Demikian diungkapkan Wakil Menteri Kesehatan dr. Dante Saksono Harbuwono dalam rilis Kementerian Kesehatan. “Memang semakin kasus COVID-19 berkembang dan semakin lama pandemi berlangsung, maka virus itu akan melakukan modifikasi dan melakukan mutasi. Di sekitar kita varian ini belum terdeteksi. Kita sudah melakukan genom sekuensing terhadap 7 ribuan orang di Indonesia dan belum terdeteksi varian tersebut. Mudah-mudahan varian Mu ini akan abortif,” kata Dante.

Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan menyatakan jika pandemi berlanjut akan bisa timbul varian-varian lain. Sehingga masyarakat tetap diminta disiplin menerapkan protokol kesehatan

”Saya sekali lagi mengimbau kita semua supaya kompak untuk disiplin dan saling mengingatkan supaya kita jangan kena lagi gelombang ketiga karena tadi sudah dijelaskan ada varian Mu,” tegas Luhut. (IZn – persi.or.id)