Trend Teknologi Kesehatan dan Rumah Sakit

tonyseno1

tonyseno1

Tony Seno Hartono – CTO Pusat Data PERSI

Hari ini, kita berada di awal Revolusi Industri Keempat. Perkembangan dalam genetika, kecerdasan buatan, robotika, nanoteknologi, pencetakan 3D dan bioteknologi, untuk menyebut hanya beberapa, semuanya membangun dan memperkuat satu sama lain. Ini akan meletakkan fondasi bagi revolusi yang lebih komprehensif dan menyeluruh dari apa pun yang pernah kita lihat. Sistem pintar — rumah, pabrik, peternakan, jaringan atau kota — akan membantu mengatasi masalah mulai dari manajemen rantai pasokan hingga perubahan iklim. Munculnya ekonomi berbagi akan memungkinkan orang untuk menguangkan segala sesuatu dari rumah kosong ke mobil mereka.

Revolusi Industri Keempat ini terjadi karena munculnya berbagai teknologi yang bersifat transformatif, yaitu teknologi yang membawa perubahan. Misalnya teknologi Cloud Computing, Big Data, Artificial Intelligence, Blockchain, Internet of Thing, Telemedicine, Robotics, Bio-Telemetry dan lain-lain.

tonyseno2

Cloud menjadi landasan yang memungkinkan semua teknologi transformatif lainnya bisa berjalan dengan baik. Pada dasarnya cloud ini bisa dianggap seperti out-sourcing. Melalui cloud maka kebutuhan infrastruktur dan SDM pendukungnya bisa dipindahkan sebagian atau seluruhnya ke penyedia layanan. Pada umumnya cloud memiliki layanan IaaS (Infrastructure as a Service), PaaS (Platform as a Service), atau SaaS (Software as a Service). Untuk mencoba layanan cloud, RS bisa memilih salah satunya. Melalui IaaS RS melakukan outsourcing pengelolaan piranti keras Pusat Data ke penyedia layanan, sementara melalui PaaS maka sistem operasi dan basis data juga ikut dioutsourcingkan. Sedangkan jika yang dipilih adalah SaaS maka keseluruhan sistem baik piranti keras mau pun lunak di-outsource ke penyedia. RS hanya tinggal mengelola datanya saja.

Teknologi Cloud menjadi enabler untuk Teknologi Big Data yang mampu menyimpan berbagai jenis data, mulai dari klaim kesehatan, sampai penyimpanan data genomik. Teknologi Big Data tanpa cloud menjadi teknologi yang sangat mahal dan tidak layak dipasang di RS. Namun cloud membuatnya terjangkau dan ukurannya bisa menyesuaikan kebutuhan.

tonyseno ismpersi

Teknologi Big Data merupakan tempat yang sangat baik untuk menyimpan data yang selalu tumbuh dengan cepat, berbagai format, dan tidak terstruktur. Misalnya data IoT (internet of things). Setelah data IoT dikumpulkan, maka data bisa dianalisis untuk mendapatkan insight, dan menemukan peluang-peluang baru bagi RS.

Interoperabilitas juga menjadi sangat penting, karena di RS juga banyak peralatan yang berbeda-beda. Tanpa interoperabilitas maka data yang dihasilkan oleh peralatan-peralatan itu tidak bisa dianalisis menggunakan aplikasi Business Intelligence, atau menggunakan Big Data Analysis, atau bahkan menggunakan AI.

Semua teknologi itu diperlukan untuk menjawab tantangan generasi Now yang menginginkan semuanya serba instan. Generasi Now saat ini didominasi oleh generasi milenial dan Z yang sangat terbiasa dengan teknologi digital, yang menurut survei Accenture sangat menginginkan layanan digital di RS.

Selain itu RS juga mengalami tantangan dari klinik yang mampu memberikan layanan ringan, dan perusahaan startup di bidang kesehatan yang memberikan kenyamanan. Sehingga bisnis RS semakin terjepit. Oleh karena itu RS harus memiliki strategi untuk transformasi dengan cepat.

Pada umumnya transformasi bisa dilakukan dengan mengutamakan efisiensi, kemudian setelah seluruhnya efisien maka RS baru bisa memikirkan inovasi-inovasi baru untuk membuat RS semakin efisien dan efektif.

Satu hal yang tidak boleh dilupakan adalah isu keamanan. Perjalanan transformasi harus selalu diimbangi dengan peningkatan keamanan. Namun keamanan tidak murah dan tidak mudah. Pertama tidak mudah menemukan orang-orang yang benar-benar ahli. Paling tidak tim keamanan di RS harus terdiri dari tim Biru dan tim Merah. Tim Merah adalah tim hacker yang bertugas meretas RS, sementara tim Biru adalah tim keamanan yang bertugas untuk bertahan. Kedua sistem RS harus dilindungi secara berlapis. Sehingga pendekatan keamanan yang paling baik dan terjangkau saat ini memang RS sudah selayaknya mempertimbangkan layanan cloud yang tersertifikasi keamanannya untuk menjalankan berbagai aplikasi RS. (IZn – persi.or.id)