Tak Ada RS yang Meng-Covid-kan Pasien di Jateng

kadinkessmg abdul hakam

kadinkessmg abdul hakam

Tidak ada rumah sakit (RS) di Semarang, Jawa Tengah yang meng-COVID-kan pasien, istilah yang kini populer terkait tudingan RS sengaja memberikan status Covid-19 pada pasien untik mendapatkan keuntungan tanpa diagnosa yang jelas.

“Teman-teman RS di Semarang insya Allah tidak ada yang melakukan hal itu, meng-COVID kan pasien meninggal dunia demi mendapatkan anggaran dari pemerintah,” kata Kepala Dinas Kesehatan Kota Semarang Abdul Hakam.

Hakam memastikan, seluruh prosedur penanganan di RS telah sesuai dengan Peraturan Menteri Kesehatan yang berlaku. Pasien dengan status suspect dan probable. yang meninggal maka penanganannya menggunakan protokol COVID-19.

Sebaliknya, Hakam mengindikasikan, sebagian masyarakat justru meminta surat keterangan kematian yang disebabkan oleh COVID-19 untuk memperoleh tunjangan Rp15 juta dari Dinas Sosial Provinsi Jawa Tengah. (IZn – persi.or.id)