Sukses Lakukan Bypass, RSUD Sekayu Siap Jadi Rujukan Jantung di Sumsel


Menyusul kesuksesan operasi jantung bypass oleh tim dokternya, menyamai kualitas Pusat Jantung Harapan Kita, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sekayu, Kabupaten Musi Banyuasin, Sumatera Selatan, siap menjadi RS rujukan jantung bagi pasien di provinsi itu.

Operasi bypass itu telah dilakukan beberapa kali, di anataranya pada 5 September 2020. Pasien bukan saja dari Kabupaten Musi Banyuasin, namun juga dari kabupaten tetangga, seperti Lubuk Linggau, seperti pasien Ema Humairoh (22) dan Monica (8).

“RSUD membuka diri untuk pasien dari kabupaten lain, seperti yang dilakukan belum lama ini, yakni melakukan operasi by pass jantung pada pasien asal Palembang dan Prabumulih. Ini wujud komitmen kami untuk menjadikan RSUD Sekayu sebagai pusat rujukan jantung di Sumatera Selatan,” kata Direktur RSUD Sekayu Makson Parulian Purba, baru-baru ini.

Hal senada juga diungkpakan Bupati Musi Banyuasin Dodi Reza Alex Noerdin. “Pusat layanan jantung RSUD Sekayu dirancang untuk memenuhi kebutuhan masyarakat, tanpa mengeluarkan biaya. Sejak dua tahun lalu Musi Banyuasin menerapkan Universal Healthy Coverage (UHC), kami menanggung biaya pengobatan warga setempat yang sakit dan sejak 2019, mencatat 95 persen warga sudah terlindungi program BPJS Kesehatan sehingga mendapat predikat UHC,” ujar Dodi Reza.

Pemkab, lanjut Dodi Reza, juga akan menerapkan prosedur open member, nantinya tidak ada lagi warga Muba yang tidak mendapatkan pelayanan kesehatan secara gratis dan baik, semuanya harus terlindungi BPJS Kesehatan.

Upaya meraih traget UHC juga dilakukan beriringan dengan peningkatan pelayanan dan fasilitas kesehatan mulai dari puskesmas cabang pembantu di pedesaan hingga penguatan RSUD Sekayu yang telah menjadi RS rujukan di Provinsi Sumsel. (IZn – persi.or.id)