Satu Pasien Covid-19 RSUD Zainoel Abidin Meninggal, Seluruh Perawat, Dokter Hingga Tenaga Pemulasaraan Jenazah Dites Cepat

rapid test icon

rapid test icon

Menyusul meninggalnya pasien Covid-19 di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Zainoel Abidin Kota Banda Aceh, sebanyak 55 petugas medis di sana telah mengikuti rapid test atau tes cepat antigen. Hasilnya, semua petugas medis tidak ada yang tertular.

“Petugas medis yang tes cepat antigen itu merupakan mereka yang berkontak jarak dekat dengan pasien yang meninggal dunia tersebut,” ujar Wakil Direktur Pelayanan RSUD Zainoel Abidin Banda Aceh dr Endang Mutiawati.

Peserta tes cepat antigen itu, kata Endang, terdiri dari perawat, para dokter dalam program pendidikan dokter spesialis (PPDS) Anastesi dan Pulmo, perawat dan cleaning service di
ruang respiratory intensive care unit (RICU), tenaga instalasi jenazah, bahkan ustadz yang menyalatkan jenazah.

Tes cepat antigen, kata Endang, bertujuan mendeteksi virus, melalui sampel usap atau swab hidung dan tenggorokan. Tes cepat ini berbeda dengan anti bodi yang selama ini kerap dilakukan dengan mengambil sampel darah (IZn – persi.or.id)