RSUI Raih Akreditasi Paripurna, Jadi Modal untuk Layani JKN

rsui depok

rsui depok

Untuk pertamakalinya, Rumah Sakit Universitas Indonesia (RSUI) Depok, Jawa Barat, berhasil meraih Sertifikat Akreditasi Tingkat Paripurna Standar Nasional Akreditasi Rumah Sakit (SNARS) Edisi 1.1 dari Komite Akreditasi RS (KARS). RS tipe B ini sekarang ditunjuk sebagai RS Rujukan Penanganan COVID-19 di Provinsi Jawa Barat.

Akreditasi tertinggi ini diharapkan dapat meningkatkan kepercayaan masyarakat.

“Keberhasilan RSUI merupakan bukti kami telah menerapkan mutu dan standar pelayanan yang telah ditetapkan yang berorientasi pada keselamatan pasien. Ke depan, RSUI berkomitmen dapat terus meningkatkan mutu pelayanan sebagai salah satu upaya peningkatan kualitas dan profesionalisme sehingga dapat melayani masyarakat dengan lebih baik,” ujar Direktur Utama RSUI, Astuti Giantini dalam keterangannya, Senin (16/6).

Untuk mencapai tingkat paripurna, kata Astuti, RS harus lulus dalam penilaian 16 program kerja dengan nilai rata-rata minimal 80%, yaitu kelompok standar pelayanan berfokus pada pasien, kelompok standar manajemen RS, sasaran keselamatan pasien dan sasaran pengembangan pelayanan.

“Pencapaian kelulusan paripurna ini tidak akan terjadi tanpa kerja keras dan semangat seluruh pegawai RSUI, semua turut andil.

Akreditasi ini, kata Astuti, akan digunakan RSUI untuk memenuhi persyaratan BPJS Kesehatan untuk dapat melayani peserta program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).

“Persiapan proses akreditasi dimulai sejak awal 2019, dengan pembenahan struktur dan manajeman internal, penyempurnaan dokumen standar prosedur operasional (SPO), pengembangan inovasi layanan sistem informasi manajemen rumah sakit (SIMRS), perlengkapan berbagai fasilitas unit layanan seperti pendaftaran via daring, hingga peningkatan kualitas pelayanan dan keselamatan pasien.”

Jelang pelaksanaan akreditasi, RSUI menjalani bimbingan dari KARS mulai Mei 2019, apel siaga akreditasi, simulasi survei, asesmen eskternal dan asesmen internal. (IZn – persi.or.id)