Registrasi, Skrining dan Pencatatan Pemberian Vaksin COVID-19 Gunakan Aplikasi P-Care BPJS Kesehatan

Proses registrasi, skrining dan pencatatan pemberian vaksin COVID-19 akan menggunakan aplikasi Primary Care atau P-Care versi Vaksin COVID-19 milik BPJS Kesehatan. “Kami akan upayakan sistem akan berjalan tanpa kendala nantinya, menindaklanjuti arahan Presiden Joko Widodo. Aplikasi P-Care versi Vaksin COVID-19 akan memberikan kemudahan pelayanan vaksin,” ujar Direktur Utama BPJS Kesehatan Fachmi Idris dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Kamis.

Aplikasi P-Care versi Vaksin COVID-19 milik BPJS Kesehatan, lanjut Fachmi, akan mendukung proses registrasi sasaran penerima vaksin, screening status kesehatan, serta mencatat dan melaporkan hasil pelayanan vaksinasi.

Fachmi menjelaskan, aplikasi P-Care merupakan bagian dari sistem informasi berbasis website yang sudah disediakan BPJS Kesehatan untuk Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP), seperti Puskesmas, Klinik Pratama dan Dokter Praktik Mandiri dalam melayani peserta Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat.

Sistem informasi dalam P-Care mencakup data kepesertaan, riwayat pelayanan kesehatan, data kunjungan sakit maupun kunjungan sehat, data rujukan dan rujuk balik, serta riwayat peserta Program Pengelolaan Penyakit Kronis (Prolanis). FKTP yang bekerja sama dengan BPJS Kesehatan, sudah sangat familiar dalam penggunaan P-Care.

“Kini penggunaan aplikasi P-Care akan dioptimalkan untuk mendukung pemberian vaksin COVID-19. Kita harap dukungan ini akan memperlancar proses pemberian vaksin, data penerima valid, dan dalam hal pelaporan akan sesuai dengan prinsip tata kelola yang baik, serta dapat dipantau secara realtime,” kata Fachmi.

Penggunaan P-Care versi Vaksin COVID-19, lanjut Fachmi, sesuai dengan strategi yang ditetapkan pemerintah yaitu pelaksanaan program vaksinasi COVID -19 dikelola secara elektronik melalui Sistem Informasi Satu Data Vaksinasi COVID-19. Sistem informasi terintegrasi itu mendukung mulai dari pendataan sasaran, registrasi dan verifikasi sasaran, penentuan lokasi dan jadwal pelayanan vaksinasi, penentuan alokasi serta monitoring vaksin dan logistik, serta pencatatan dan pelaporan hasil pelayanan.

BPJS Kesehatan, kata Fachmi, akan melakukan sosialisasi awal kepada FKTP yang bekerjasama serta melakukan koordinasi dengan pemerintah daerah agar saat pelaksanaan pemberian vaksin COVID-19 berjalan dengan lancar.

“P-Care versi Vaksin COVID-19 diintegrasikan dengan Sistem Informasi Satu Data Vaksinasi COVID-19. Khusus dalam pelaksanaan vaksinasi, aplikasi P-Care versi Vaksin COVID-19 juga dapat dipergunakan oleh seluruh fasilitas kesehatan yang menyelenggarakan vaksinasi COVID-19, bukan hanya yang bekerjasama dengan BPJS Kesehatan.” (IZn – persi.or.id)