Rata dengan Tanah, Puing RS Mitra Manakarra Kembali Disisir untuk Mencari Korban

Puing bangunan RS Mitra Manakarra, Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat (Sulbar) yang ambruk saat kejadian gempa bumi dengan magnitudo 6,2, kembali disisir relawan PMI dan petugas Basarnas untuk menemukan korban.

“Personel PMI yang diterjunkan ke lokasi tentunya sudah berkoordinasi dengan Basarnas, sementara pemerintah setempat juga menurunkan excavator karena bangunan rumah sakit yang sudah rata dengan tanah. Personel PMI wajib menerapkan protokol kesehatan seperti menggunakan masker, sarung tangan dan menjaga kebersihan tubuh guna mengantisipasi terjadinya penyebaran COVID-19,” ujar Kepala Divisi Penanggulangan Bencana PMI Pusat Arifin M Hadi.

Gempa meluluhlantakkan Kabupaten Mamuju dan Maneje pada Sabtu, (9/1), sebanyak 84 warga tewas, 20.488 warga terdampak, 19.435 jiwa mengungsi, 1.002 warga terluka, sejumlah bangunan dan fasilitas rusak.

Arifin menuturkan, pihaknya belum menerima informasi apakah di RS Mitra Mankarra sudah ditemukan adanya penyintas maupun jenazah korban yang tertimbun puing bangunan tersebut.

Sekjen PMI Pusat Sudirman Said menyatakan, pihaknya juga sudah membuka berbagai pelayanan mulai dari layanan kesehatan gratis, dapur umum, pendistribusian air bersih dan pemulihan hubungan keluarga. Bantuan pun sudah didistribusikan sejumlah titik lokasi pengungsian dan dari hasil assessment kebutuhan mendesak untuk para pengungsi akan segera dipenuhi PMI seperti tikar, hygiene kit, family kit, obat-obatan, baby kit, terpal dan lainnya. (IZn – persi.or.id)