PERSI Talks: Agar Bisa Bangkit RS Disarankan Bentuk Tim Beranggotakan Staf Muda Penyusun Stategis

webinar perhumasri130620

webinar perhumasri130620

Perhimpunan Rumah Sakit Seluruh Indonesia (PERSI) dan Perhimpunan Humas RS Indonesia (Perhumasri) kembali menggelar PERSI Talks dengan tema Strategi Turn Around RS dengan Business Model Canvas pada Sabtu (13/6) melalui Webinar.

Narasumber yang dihadirkan, Silih Agung Wisesa, Pakar Branding Komersial, yang mengupas tahap demi tahap membangun strategi pemulihan bisnis RS memasuki kenormalan baru saat pandemi Covid-19.

materi webinar silihwasesa

Silih memaparkan data dampak yang dirasakan RS selama pandemi yang ditandai kunjungan pasien Covid-19 meningkat namun pendapatan turun.

“Kasus pasien Covid-19 bisa mencapai 42% namun kunjungan di layanan lain RS turun hingga 90%. Akibatnya pendapatan RS turun hingga 83% dan sebanyak 13% karyawan terpaksa dirumahkan. Data yang didapat dari Perhumasri ini setidaknya menunjukkan kondisi RS Indonesia yang membutuhkan gebrakan untuk kembali bangkit,” ujar Silih.

materi webinar silihwasesa2

Silih kemudian memaparkan lima tahapan berputar bagi RS. Pertama, mengetahui posisi kesehatan manajemen sebagai acuan dasar. “Melakukan analisa dasar dampak Covid-19, seberapa jauh tingkat kerusakannya hingga bisa menentukan model perbaikan dan pengembangan bisnis apa yang sesuai dengan kondisi manajemen. Kita dapat golongkan Red Code, jika penurunan omset lebih dari 15%, Yellow Code, penurunan omset hingga 15% dan Green Code, jika justru terjadi kenaikan omset.”

Selanjutnya, pada tahapan berputar kedua, Silih menyarankan RS melakukan analisis terhadap pondasi bisnis RS, sesuai kode kerusakan, yaitu pada aspek finansial, pemasukan keuangan, pengeluaran, produk atau servis serta SDM.

Pada tahapan ketiga, RS harus melakukan startegi berputar dengan menetapkan objektif, apa yang akan dituju oleh manajemen RS untuk bisa bangkit dan berkembang dalam situasi pandemi.

Di tahap ini Silih menyarankan RS membuat Tim Turn Around yang terdiri dari tenaga muda yang memiliki keahlian manajemen keuangan, pemasaran serta SDM. Keberadaan tim itu bisa disebut sebagai Ruang Operasional Excellent.

materi webinar silihwasesa1

Pada tahap keempat, tTim itu bertugas mengembangkan gagasan besar yang akan digunakan Untuk mencapai tujuan. “Ambil salah satu objective turn around, kemudian turunkan dalam bentuk strategi. Misalnya, bagaimana menciptakan alternatif sumber penghasilan RS? Merubah struktur produk/ layanan yang selama ini cost centre menjadi profit centre? Misalnya menjadikan Menu Makan Diet rumah sakit, sebagai makanan sehat dan enak yang membantu diet tanpa susah payah. Seperti yang dipersepsi publik soal kantin di RS Pondak Indah Jakarta Selatan, misalnya. Saya suka loh makan di sana,” ujar Silih.

Selanjutnya, pada tahap kelima, strategi itu diwujudkan dalam bentuk taktis, program kerja yang terukur. Sehingga dibutuhkan perkiraan waktu pelaksanaan serta Key Performance Indicator (KPI).

Silih menyatakan, PERSI Talks bisa saja berkembang menjadi pelatihan dengan peserta terbatas agar diskusi berjalan lebih intens. “Karena terbuka banyak kemungkinan bagi RS, mulai dengan menyelenggarakan telemedicine hingga bekerjasama dengan hotel untuk menyelenggarakan layanan konsultasi dokter, agar pasien merasa lebih aman dan nyaman.” (IZn – persi.or.id)