PERSI Selenggarakan Webinar Gerak Cepat RS Hadapi Covid-19, Kolaborasi adalah Kunci

daniel vonrege drlia

daniel vonrege drlia

Perhimpunan Rumah Sakit Seluruh Indonesia (PERSI) saat ini menyelenggarakan Webinar Gerak Cepat Rumah Sakit dalam Menghadapi Covid-19. Webinar yang disiarkan melalui streaming YouTube itu menghadirkan Daniel Von Rege seorang dokter lintas batas internasional dari Medecines Sans Frontier Indonesia serta serta Dr Chandra Sembirin, dari Atlas Medical Pioneer FKUP. Diskusi berlangsung di RS Jantung Harapan Kita Jakarta.

Ketua Umum PERSI dr. Kuntjoro Adi Purjanto M.Kes yang membuka acara itu menyatakan kegiatan pemberdayaan yang dilakukan PERSI merupakan awal dari rangkaian kegiatan yang ditempuh untuk meningkatkan kapasitas RS. “Kita akan manfaatkan peluang apa pun yang bisa kita manfaatkan untuk meningkatkan kemampuan RS. Rencananya kita akan mengadakan diskusi seperti ini satu minggu sekali dengan didukung oleh Komisi Akreditasi RS dan Kementrian Kesehatan agar RS bis aterus memberikan yang terbaik dalam kondisi sulit saat ini,” ujar Kuntjoro y6ang juga mengucapkan terimakasih atas dedikasi para tenaga medis RS yang kini tengah berjibaku di RS menangani pasien Covid-19, termasuk para dokter dan perawat yang meninggal dunia.

Von Rege menyatakan, paparannya bukan merupakan panduan maupun protokol speerti yang dlkeluarkan WHO dan Kementrian Kesehatan, melainkan berupa kiat dari berbagai pengalaman dan rekomendasi yang pernah dilakukan timnya dalam menangani epidemi .

“Tujuan dari sesi ini adalah bagiamana kita mempersiapkan strategi agar fasilitas kesehatan yang memiliki kondisi dan kemampuan yang sangat beraneka ragam serta lokasinya tersebar bisa menangani kondiis ini dan melihat permasalahan dari sudut pandang yang sama,” ujar Von Rege.

Von Rege mengurai siklus kesiapsiagaan wabah yang terdiri atas mitigasi, pengurangan risiko, respon, pemulihan, yang kemudian akan diikuti pencegahan hingga kembali ke mitigasi. “Semua rencana kontigensi ini melibatkan seluruh divisi dalam RSdalam suatu manajemen dari hrd, logistik, semuanya harus sinergi, tidak hanya melibatkan tenaga medis. Karena jika hanya medik, akan ada banyak aspek yang terlewat. Keterlibatan tim antar departemen akan membuat rencana yang baik, seperti yang kami terapkan dalam ncs kami punya 1.000 faskes di seluruh dunia kami punya emergensi respon yang baik,” ujar Von Rege. (IZn – persi.or.id)