Pelatihan IPCN/IP (Infection Preventionist)

flayer papinin

flayer papinin

Saat ini dunia kesehatan di Indonesia masih menghadapi banyak masalah dalam infeksi terkait pelayanan kesehatan, antara lain masih tingginya insiden rate Infeksi Daerah Operasi (IDO) terkait tindakan pembedahan, Ventilator Associated Pneumonia (VAP) terkait pemasangan ventilator atau ventilasi mekanik, Infeksi Saluran Kemih (ISK) terkait pemasangan kateter urine menetap, Central Line Associated Bloodstream Infection (CLABSI) terkait pemasangan kateter vena central, semuanya masih bermasalah walaupun secara konkrit tidak ada data secara nasional

Pembangunan kesehatan merupakan upaya untuk memenuhi salah satu hak dasar manusia. Pembanguna kesehatan harus dipandang sebagai suatu investasi untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Setiap orang mempunyai hak dalam memperoleh pelayanan kesehatan yang aman , bermutu dan terjangkau (UU RI NO 36 tahun 2009) tentang kesehatan. Untuk memperoleh pelayanan kesehatan yang aman, bermutu dan terjangkau, maka Rumah Sakit dan Fasilitas Kesehatan lainnya harus senantiasa berorientasi pada “ Patient Safety” setiap memberikan pelayanan kesehatan kepada setiap individu, dimanapun dan kapanpun pelayanan kesehatan diberikan. Salah satu goal dari “Patient Safety” adalah mengurangi kejadian infeksi yang berhubungan dengan pelayanan kesehatan (Healtcare Associated Infections/HAIs).

Health Care Associated Infection (HAIs) atau Infeksi sehubungan dengan pelayanan kesehatan merupakan masalah serius bagi semua sarana pelayanan kesehatan di seluruh dunia, termasuk di Indonesia. Menurut data WHO sekitar 3 – 21 % atau rata rata 9 % kejadian infeksi. Kualitas sumber daya manusia (SDM) yang berkualitas yaitu SDM yang sehat, cerdas dan memiliki fisik yang tangguh serta produktif merupakan factor utama yang diperlukan untuk melaksanakan pembangunan nasional. Perawat Pencegah dan Pengendali Infeksi yang dikenal sebagai IPCN / IP merupakan salah satu factor penting untuk melaksanakan program PPI, karena IPCN / IP merupakan motor dalam PPI (Costy 2015). Kemampuan seorang IPCN (IP) dituntut untuk dapat melaksanakan program PPI , untuk itu perlu dilaksanakan suatu Pelatihan untuk para IPCN.

Waktu Pelaksanaan:
Senin – Sabtu, 12-17 Oktober 2020, Pukul 09.00 – 17.00 WIB

Investasi : Rp. 2.500.000

Link Registrasi: http://bit.ly/papinin

Narahubung:

  • Linduati : 0819 0503 6677
  • Endy : 0858 9616 1367

Surat Undangan dan Flayer Pelatihan