Mulai Maret, RSUD dr Rasidin Padang, Kembali Layani Pasien nonCovid-19.

Sebelumnya fokus melayani pasien COVID-19, mulai 1 Maret 2021, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Rasidin Padang, Sumatera Barat kembali melayani pasien umum nonCovid-19.

“Kami melakukan penyemprotan cairan disinfektan dan pembersihan di seluruh gedung demi menjaga keamanan dan kenyamanan pasien. Untuk pasien COVID-19 yang masih membutuhkan perawatan, dipindahkan ke ruang isolasi khusus di gedung yang berbeda dengan gedung pasien untuk pelayanan umum. Meski nantinya kita membuka pelayanan umum, namun kita juga tetap merawat pasien positif COVID-19,” kata Direktur RSUD dr Rasidin Padang, dr Herlin Sridiani.

Sebelumnya, Pemerintah Kota Padang menetapkan RSUD dr Rasidin Padang menjadi rumah sakit khusus COVID-19 sejak 1 April 2020 sehingga tidak menerima pasien umum. Tenaga medis yang bertugas di RSUD adalah dua dokter spesialis paru, dua spesialis telinga hidung dan tenggorokan, empat spesialis patologi klinik.

“Sebelumnya, pasien nonCovid-19 yang seharusnya melaksanakan kontrol dan layanan rutin di RSUD Rasidin dipindahkan ke RS lain dengan dokter yang sama, satu dokter biasanya praktik di tiga tempat, agar hubungan emosional pasien dan dokter tetap terjaga akan dipindah ke RS tempat dokter praktik,” kata Kepala Dinas Kesehatan Kota Padang Ferimulyani

Ke depan, RSUD akan tetap menjalankan fungsinya sebagai lokasi perawatan warga yang berstatus orang dalam pengawasan dan pasien dalam pengawasan, termasuk warga dari luar Padang yang baru saja bepergian dari daerah terjangkit. RSUD dr Rasidin Padang memiliki tujuh ruang isolasi dan 112 tempat tidur yang terbagi di 42 ruangan. (IZn – persi.or.id)