Menkes Tinjau 3 RS di Sumsel, Tekankan Pentingnya Layanan Unggulan

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin didampingi Direktur Jenderal Pelayanan Kesehatan dr. Abdul Kadir meninjau sejumlah rumah sakit (RS) di Sumatera Selatan pada Rabu (5/1), yaitu RS Rivai Abdullah, RSUP Dr. Mohammad Husein, dan RSUD Siti Fatimah.

“RS harus mampu mengembangkan layanan kesehatan yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat, ini bisa dilihat dari angka kesakitan yang tinggi serta trend penyakit yang terus meningkat di wilayah masing-masing. Kita harus mulai melihat, layanan yang dibutuhkan masyarakat, karena masing-masing daerah memiliki epidemiologis berbeda. Namun untuk saat ini hampir di semua daerah sama, yaitu penyebab kematian paling tinggi adalah: jantung, stroke dan kanker. Jadi kita bisa arahkan kesana,” kata Budi Gunadi dihadapan Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru dan jajaran RS di Sumatera Selatan.

Budi Gunadi mengingatkan, setiap RS bisa menetapkan sendiri layanan unggulan yang ingin dikembangkan, salah satunya penyakit jantung guna mengatasi ketersediaan layanan yang masih sangat minim. Kondisi ini berimbas pada masa tunggu pengobatan yang sangat lama.

Di Palembang sendiri, RSUD Provinsi Siti Fatimah memiliki layanan unggulan penyakit jantung. “Spesialisasi ini harus didukung sistem rujukan guna memudahkan akses pengobatan pasien. Dengan demikian angka keparahan bahkan kematian bisa ditekan.”

Bedah jantung terbuka, kata Budi Gunadi, baru bisa dilakukan di 20 provinsi, akibatnya antriannya panjang. “Sekarang bagaimana kita bisa lebih cepat, alat mungkin dapat kita penuhi, namun yang menjadi masalah adalah SDM Kesehatan, manajemen, komitmen serta dukungan finansial. Kami telah menjalin kerjasama dengan sejumlah perguruan tinggi untuk mempercepat mencetak dokter-dokter ahli,” tutur Menkes. (IZn – persi.or.id)