Menkes Resmikan Pusat Penelitian RSUP Sanglah

Menteri kesehatan Budi Gunadi Sadikin menegaskan sebagai rumah sakit vertikal Kementerian Kesehatan, RSUP Sanglah harus mampu menjadi pembina bagi seluruh rumah sakit di Provinsi Bali. Tujuannya, agar pelayanan kesehatan di provinsi Bali memiliki standar pelayanan yang sama.

Budi Gunadi memaparkan, pariwisata menjadi sektor yang paling terpukul atas dampak yang ditimbulkan. Diharapkan dengan memiliki pelayanan Kesehatan yang terstandar dan sangat mumpuni, Bali tidak hanya menjadi destinasi wisata, namun juga destinasi untuk mendapatkan pelayanan Kesehatan yang terbaik. Salah satu cara yang harus ditempuh adalah setiap rumah sakit menjadi research hospital dengan satu keahlian khusus.

“Dari sisi SDM, juga dibutuhkan dokter yang memiliki kemampuan yang sangat baik. Hal ini dapat terpenuhi melalui jalinan kerjasama yang erat antara RSUP sanglah dengan Fakultas Kedokteran Universitas Udayana, khususnya dalam program residen. Cari yang paling dekat dengan kebutuhan lokal. Supaya orang datang ke bali untuk mendapatkan pelayanan Kesehatan sekaligus berwisata,” kata Menkes dalam kunjungannya ke RSUP Sanglah, Bali (28/2).

Terkait dengan pembangunan RSUP Sanglah, Menkes berpesan agar masterplan pembangunan betul betul terjaga. Selain itu, banyak memanfaatkan ruang terbuka hijau dan tetap menjaga kearifan lokal.

Dirut RSUP Sanglah dr I Wayan Sudana, M. Kes melaporkan perkembangan pembangunan 10 blok bangunan yang terkoneksi satu dengan lainnya. Termasuk, Gedung pelayanan Ibu dan Anak yang akan dibangun pertama kali, Gedung pelayanan kanker terpadu, gedung bedah sentral dan pusat penelitian. (IZn – persi.or.id)