Memahami dan Mengimplementasikan KPI di RS Untuk Menilai Kinerja Pelayanan dan Keuangan Rumah Sakit

Masa pandemi Covid-19 seperti saat ini tidak harus mengurangi upaya meningkatkan kompetensi manajemen RS, terutama keahlian dalam mengukur indikator kinerja individu yang berdampak besar di masa depan. Cepat atau lambat pandemi ini akan berakhir, pengembangan RS tetap harus berjalan dan itu banyak terkait dengan informasi yang berbasis pada hasil analisis Key Perpormance Indikator (KPI).

Kontrol dan evaluasi merupakan fungsi yang penting dalam manajemen untuk memastikan rencana kerja organisasi bisa berjalan dengan baik sehingga tujuan akhir organisasi bisa tercapai. Untuk bisa melakukan fungsi kontrol dan evaluasi dengan baik dibutuhkan sistem manajemen kinerja yang baik. Sistem manajemen kinerja yang baik harus bisa menggambarkan proses bisnis yang terjadi dalam organisasi secara keseluruhan. Sistem manajemen kinerja dapat diukur menggunakan KPI.Diketahui bersama bahwa KPI adalah alat ukur yang menggambarkan efektivitas perusahaan dalam mencapai tujuan bisnisnya. Perusahaan menggunakan KPI untuk mengukur kesuksesan pencapaian target mereka.

Sistem manajemen kinerja memuat ukuran-ukuran KPI yang merepresentasikan kinerja dari seluruh bagian organisasi dan keterkaitan yang ada antar bagian-bagian tersebut. Banyak perusahaan yang telah memiliki sistem manajemen kinerja namun hanya berisi ”list of KPIs” dan mengabaikan keterkaitan antar indikator. Dalam satu dekade terakhir berkembang sistem manajemen kinerja seperti Balanced Scorecard (BSC) yang berusaha mengakomodasi adanya keterkaitan antar indikator. Dalam BSC, keterkaitan antar indikator hanya dinyatakan secara kualitatif. Jika hubungan keterkaitan ini bisa dinyatakan secara kuantitatif, maka model pengukuran kinerja bia digunakan untuk tujuan yang lebih definitif dan spesifik, misalnya upaya perbaikan yang lebih spesifik, ataupun untuk memprediksi perilaku sistem di masa depan. KPI diukur dalam periode harian, mingguan dan bulanan. KPI yang baik merupakan suatu hal yang penting dan terus menerus mendapat perhatian dari manajemen. Ketika seseorang menyimpang dari KPI, pihak manajemen dapat mengambil suatu keputusan dan memanggil orang yang bertanggung jawab.

Laporan hasil pengukuran KPI Rumah Sakit merupakan cerminan dari kinerja operasional suatu Rumah Sakit dalam bentuk pencapaian kinerja individu setiap SDM. Sejauh ini sebagian besar manajemen Rumah Sakit hanya memanfaatkan laporan KPI terbatas sebagai alat pertanggungjawaban kepada stakeholders saja, dan kurang memanfatkannya sebagai dasar untuk bermacam pengambilan keputusan (operasional maupun stratejik). Hal ini dapat terjadi antara lain karena terbatasnya kompetensi para pengelola/manajemen Rumah Sakit dalam memahami pengukuran dan memanfaatkan hasil pengukuran KPI. Ditengah upaya meningkatkan mutu dan kemampuam kompetitif Rumah Sakit diera yang semakin kompleks ke depan ini, manajemen Rumah Sakit perlu memiliki kepekaan terhadap KPI. Untuk itu manajemen Rumah Sakit sangat perlu memiliki kemampuan menyusun dan mengukur KPI sebagai sumber informasi untuk mengetahui pencapaian kinerja, sekaligus untuk pengambilan keputusan manajemen SDM yang tepat dan efektif menuju Rumah Sakit yang bermutu, efisien dan kompetitif. Berdasarkan pemikiran itu PP PERSI melalui IMRS- LDP PERSI akan menyelenggarakan Pelatihan memahami dan mengimplementasikan kpi di RS untuk menilai kinerja pelayanan dan keuangan rumah sakit. Pelatihan ini akan dipandu oleh instruktur yang ahli dibidangnya dan mendalami masalah KPI Rumah Sakit dan para praktisi hospital-preneurship.

WAKTU PELAKSANAAN
Hari/Tanggal : Rabu – Jumat, 24 -26 Maret 2021;
Jadwal Siang / Sore : 13.00 – 16.00 wib;
Jadwal Malam : 19.00 – 21.15 wib;
Tempat : Rumah / tempat masing-masing peserta.

PESERTA YANG DIHARAPKAN MENGIKUTI

  1. Direksi dan Pemilik Rumah Sakit;
  2. Dewan Pengawas Rumah Sakit dan SPI Rumah Sakit;
  3. Manajer pelayanan dan pendukung pelayanan di berbagai lini dan fungsi di rumah sakit;
  4. Manajer SDM Rumah Sakit;
  5. Manajer Keuangan Rumah Sakit
  6. Lain-lain yang terkait dengan topik pelatihan tersebut di atas.

PERSIAPAN PESERTA

  1. Menginstall atau meng-update aplikasi Zoom Meeting terbaru pada perangkat telepon genggam atau laptop;
  2. Menyiapkan Headset;
  3. Koneksi Internet yang stabil.

NARASUMBER/FASILITATOR

  1. dr. Kuntjoro Adi Purjanto, M.Kes. (Ketua Umum PERSI);
  2. Prof. dr. Abdul Kadir, Ph.D, Sp.THT-KL(K), MARS. (Direktur Jenderal Pelayanan Kesehatan Kementerian Kesehatan);
  3. Dr. dr. Hanevi Djasri, MARS, FISQua (Pengurus Pusat PERSI, Konsultan Manajemen Mutu Pelayanan Kesehatan);
  4. dr. Ediansyah, M.Kes. (Direktur RS An – Nisa Tangerang, Praktisi Hospital – Preneurship).

BIAYA INVESTASI PER PESERTA

  1. Rp 1.000.000,- (satu juta rupiah) per peserta untuk peserta ke-1 dan ke-2 dari satu RS/Instansi yang sama (disebut peserta utama);
  2. Rp 500.000,- (lima ratus ribu rupian) untuk peserta tambahan (peserta ke-3, ke-4 dan seterusnya) dari satu RS/Instansi yang sama;
  3. Kalau suatu Instansi membiayai peserta dari Instansi yang lain, tetap berlaku ketentuan seperti tersebut di atas (peserta utama/peserta tambahan);

CARA MENDAFTAR

  1. Daftarkan diri melalui registrasi online pada link berikut : http://bit.ly/Registrasi-PelatihanKPI-PERSI (wajib mengisi nama lengkap dan gelar, alamat e-mail yang aktif, alamat instansi, kota, No. HP dengan WhatsApp Aktif, RS/instansi/organisasi, jabatan, keterangan peserta utama/tambahan);
  2. Masing-masing peserta (utama/tambahan) mengisi formulir pendaftaran secara online dengan membuka link seperti pada poin 1 di atas;
  3. Lakukan pembayaran sebesar Rp. 1.000.000,- (untuk peserta utama) dan Rp. 500.000,- (untuk peserta tambahan), dengan mentransfer ke Bank Mandiri Cabang RS Islam Jakarta, No. Rekening 120.0001061972, Atas Nama Perhimpunan RS SeIndonesia (PERSI) kirimkan foto bukti transfer/pembayaran melalui WhatsApp ke Desy Yuslinawati 0812 1037 4733
  4. Apabila ini sudah dipenuhi akan dikirim link Zoom Meeting ke e-mail yang bersangkutan pada hari pengiriman foto bukti transfer;
  5. Batas pendaftaran/pembayaran pelatihan online tanggal 24 Maret 2021, jam 24.00 wib.

FASILITAS

  1. Sertifikat ber-SKP
  2. Soft copy materi dikirim via e-mail bersama dengan sertifikat dan kwitansi;

LAIN-LAIN

  1. Pendaftaran/pembayaran hanya satu kali untuk mengikuti 3 hari pelatihan sesuai dengan jadwal;
  2. Peserta yang membutuhkan kwitansi dan sertifikat fisik dapat dikirim dengan menambahkan ongkos kirim Rp 100.000,- (Papua, Maluku), Rp 50.000,- (luar Jawa), Rp 30.000,- (Jawa) per alamat.
  3. Info lebih lajut untuk pendaftaran dapat kontak Desy Yuslinawati Hp WA 0812 1037 4733
  4. Penyelenggaraan pelatihan ini secara teknis/administratif dilaksanakan oleh IMRS LDP PERSI.
  5. Sekretariat PERSI Pusat :
    Crown Palace Blok E/6, Jl. Prof. Soepomo, SH No. 231 Tebet – Jakarta Selatan 12870,
    Telp. 021 – 837 887 22 / 23

MATERI DAN JADWAL PELATIHAN