Keterisian RS Isolasi Capai 77,87%, Pemprov Jabar Buka RS Darurat Secapa

Rumah Sakit (RS) Darurat COVID-19 Sekolah Calon Perwira Angkatan Darat (Secapa AD) di Hegarmanah, Bandung, Jawa Barat, siap beroperasi Senin, 11 Januari 2021. RS ini dioperasikan sebagai bentuk kesiapan Jabar dalam penanganan pandemi global COVID-19.

“BOR atau Bed Occupancy Rate di Jabar memang sedang meningkat walau minggu ini turun sedikit. Oleh karena itu, kesiapan RS darurat ini kami cek karena standar penanganan COVID-19 sangat khusus. Saya ucapkan terima kasih kepada Kasad Jenderal TNI Andika dan jajaran, juga kepada Komandan Secapa AD yang sudah menyiapkan tempat istimewa ini. Ini bela negara, sekali lagi atas nama Pemerintah Daerah Provinsi Jabar, saya haturkan terima kasih,” kata Gubernur Jawa Barat (Jabar) M Ridwan Kamil yang juga Ketua Komite Kebijakan Penanganan COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi Daerah Provinsi Jabar.

Per 10 Januari 2021, tingkat keterisian tempat tidur isolasi COVID-19 di Jabar adalah 77,87%. Rinciannya, Ruang Isolasi Hijau terisi 74,75%, Ruang Isolasi Kuning 86,58%, Ruang Isolasi Merah 78,82%, IGD 39,78%, dan ICU 74,15%.

RS Darurat COVID-19 Secapa AD sendiri berada di kompleks Barak Brigjen Katamso. Terdiri dari empat barak, tiga di antaranya dikonversi menjadi ruang perawatan bagi pasien gejala ringan dengan kapasitas masing-masing 30 tempat tidur sehingga total kapasitas di RS Darurat COVID-19 Secapa AD adalah 180 pasien.

Satu barak lainnya digunakan sebagai UGD, tempat dokter, dan administrasi lain. Tim dokter spesialis di RS Darurat COVID-19 Secapa AD berasal dari Rumah Sakit Dustira Cimahi sebagai rumah sakit pengampu serta bekerja sama dengan Kesdam III/Siliwangi, Secapa AD, dan Dinas Kesehatan Provinsi Jabar.

Totalnya, terdapat sekitar 32 orang tenaga kesehatan yang bertugas di RS Darurat COVID-19 Secapa AD. (IZn – persi.or.id)