Inilah RS-RS Peraih PERSI Award, Sukses Berinovasi Tangani TB dan Covid-19

Inilah para RS yang meraih juara pada Perhimpunan Rumah Sakit Seluruh Indonesia (PERSI) Award 2021 yang diumumkan pada acara penutupan Kongres XV PERSI yang diselenggarakan bersamaan dengan Seminar Tahunan Patient Safety XV, dan INA HOSPITAL FAIR II 2021 pada Sabtu, 30 Oktober 2021. PERSI Award ini diselenggarakan sejak 2006 untuk mengapresiasi RS yang memiliki kiprah kemasyarakatan.

Terdapat dua kategori PERSI Award yaitu kiprah RS dalam mengimplementasikan program Temukan Obati Sampai Sembuh (TOSS) Tuberkolosis (TB) serta RS dengan program apresiasi pada tenaga kesehatan di masa pandemi terbaik. Ketua Panitia Penyelenggara dr. Mus Aida, MARS menyatakan, khusus untuk kategori ini, PERSI mendapat dukungan dari US AID.

Pada PERSI Award yang menilai RS dengan program TOSS terbaik, juri dipimpin Direktur Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tular Vektor dan Zoonotik Kementerian Kesehatan (Kemenkes) dr. Siti Nadia Tarmizi, M.Epid. Sedangkan juri pada kategori apresiasi pada tenaga kesehatan dipimpin Direktur Mutu dan Akreditasi Pelayanan Kesehatan (Kemenkes) dr Kalsum Komaryani, MPPM.

“Pada para pemenang lomba kami ucapkan selamat dan sukses dalam membantu program pemerintah dan masyarakat, khusus pada Ketua Umum dan Sektretaris Jenderal PERSI, kami mengucapkan terimakasih karena telah mendukung peningkatan kualitas PERSI Award dari tahun ke tahun,” kata Mus Aida.

Pada kategori pertama, terdapat 88 RS yang mengikuti lomba. Pemenang terbadi atas empat kategori. Pada kategori pertama, yaitu RS pemerintah baik itu RS vertikal milik Kemenkes maupun Kementerian lainnya, gelar juara 1, 2 dan 3 diraih RS Paru Dr.M.Goenawan Partowidigdo Cisarua, Bogor, RSUP Kariadi serta RSUP Persahabatan.

Sementara, pada kategori ketiga, yaitu RSUD, juara 1, 2 dan 3 masing-masing diraih RSUD Pasar Rebo Jakarta Timur, RSUD Sidoarjo Jawa Timur, serta RSUD dr, Moewardi Surakarta.

Pada kategori ketiga yaitu RS TNI/Polri, juara 1 diraih RS TNI Dustira, Cimahi dan juara 2 yaitu RS Tingkat Dua Putri Hijau Sumatera Utara.

Selanjutnya, pada kategori keempat yaitu RS swasta/BUMN/ perusahaan/organisasi non profit/swasta perorangan, juara 1,2 dan 3 diraih RS Pelni Jakarta Barat, RS Hasanah Graha Afiah Depok, Jawa Barat serta RS Pertamina Cirebon.

“Kami berharap dengan penyelenggaraan PERSI Award ini menunjang eliminasi TB di Indonesia pada 2030, kontribusi RS sangat penting karena TB termasuk penyakit katastropik yang jika tidak ditangani dini dan tuntas akan membutuhkan dana dan upaya yang lebih kompleks,” kata Siti Nadia.

Pada PERSI Award RS yang menilai program apresiasi pada tenaga kesehatan di masa pandemi terbaik, diikuti 44 RS dan juga terdiri atas empat jenis RS.

Pada kategori RS pemerintah baik itu RS vertikal milik Kemenkes maupun kementerian lainnya, juara 1,2 dan 3 masing-masing diraih RSPI Sulianti Saroso, RSUP Persahabatan serta RSUP Kariadi Semarang.

Selanjutnya, pada kategori RSUD diraih juara 1 RSUP Pasar Rebo, diikuti RSUD Sidoarjo sebagai juara 2.

Selanjutnya, pada kategori RS TNI Polri, juara 1 diraih RS Dustira, Cimahi.

Selanjutnya, pada kategori keempat yaitu RS swasta/BUMN/ perusahaan/ organisasi non profit/swasta perorangan diraih RS Pondok Indah, RS Bunda Margonda serta RS Oen Kandang Sapi Solo

“RS mengalami tantangan yang sangat berat di masa pandemi sehingga dibutuhkan inovasi RS untuk mengapresiasi tenaga kesehatan, semoga penghargaan ini bisa mendorong RS memberikan layanan yang terbaik,” ujar Kulsum.

RSUP Persahabatan yang meraih penghargaan pada dua kategori sekaligus berharap PERSI Award ini menjadi suntikan semangat. “Selain di lingkungan RSUP Persahabatan, penghargaan ini akan mendukung kami dalam melakukan pengampuan pada RS-RS lainnya sesuai arahan Kemenkes,” ujar perwakilan RSUP Persahabatan.

Sementara, Direktur Utama RSPI Sulianti Saroso dr. Mohammad Syahril, SpP, MPH menyatakan PERSI Award yang diraihnya juga tak lepas dari dukungan berbagai pihak, termasuk Kemenkes, Dinas Kesehatan DKI Jakarta hingga masyarakat yang berdonasi. “Dukungan para donatur itu luar biasa dalam mendukung kerja kami,” ujar Syahril. (IZn – persi.or.id)