Industrial Symposium Seminar Nasional PERSI Kupas Kontribusi Filantropi untuk DBD

flayer tahiya 271020

flayer tahiya 271020

Industrial Symposium yang merupakan bagian dari rangkaian kegiatan Seminar Nasional PERSI XVII Seminar Tahunan XIV Patient Safety, dan INA-Hosp Fair 2020 pada hari kedua, pada Symposia 4 mengupas tema Usaha Lembaga Filantropi untuk Eliminasi Demam Berdarah di Indonesia.

Forum menghadirkan Yayasan Tahija yang diwakili Pengawas Yayasan Tahija dr. Shelley L. Tahija. “Kami berkomitmen mendanai penelitian yang dilakukan Eliminate Dengue Project (EDP) Yogya untuk memerangi penyakit demam berdarah dengue (DBD),” kata Shelley.

shelley tahiya 271020

EDP Yogya saat ini sedang melakukan penelitian tentang pengendalian demam berdarah dengue (DBD) dengan menggunakan bakteri alami Wolbachia. Selain di Indonesia, penelitian ini juga dilakukan di lima negara lain, yaitu Australia, Vietnam, Brazil, Kolombia, dan India dengan dana oleh Bill & Melinda Gates Foundation (BMGF). Khusus penelitian yang dilakukan EDP Yogya, pendanaan sepenuhnya dilakukan oleh Yayasan Anak Negeri, Yayasan Tahija.

“Berbeda dengan filantropi di Indonesia lainnya yang bergerak pada proyek-proyek yang nyata hasilnya macam operasi katarak dan operasi bibir sumbing, namun kami memilih mengambil risiko dengan mengambil langkah proyek penelitian yang kerap menuai kegagalan, namun hasilnya akan berdampak lebih luas.”

Wolbachia yang dilepaskan di 40% wilayah Yogyakarta diyakini akan menghilangkan populasi nyamuk penyebab DBD. Pelepasan dimulai pada 2014 dan didukung para pemangku kepentingan di Yogyakarta, termasuk praktisi medis, dinas kesehatan bahkan seniman. (IZn – persi.or.id)