Industrial Symposia Kongres PERSI Hadirkan Solusi Rekam Medis Digital Zi.Care

Industrial Symposia pada hari keempat Kongres XV Perhimpunan Rumah Sakit Seluruh Indonesia (PERSI) hari ini, Kamis 28 Oktober 2021 menghadirkan Zi.Care. Pendiri Zi.Care Jessy Abdurrahman memaparkan, sistemnya didukung praktisi kesehatan dan dokter spesialis yang merumuskan sistem penunjang klinis berupa rekam medis elektronik yang bukan cuma tanpa kertas, namun juga mengoptimalkan informasi yang lebih bermakna. Saat ini Zi.Care sudah diadopsi oleh 2 RS di Karawang dan Jakarta.

Perusahaan rintisan itu sebelumnya telah menandatangani nota kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) dengan PERSI pada Senin, 18 Oktober 2021 di Jakarta. Kerja sama strategis ini merupakan wujud dukungan Zi.Care dalam rangka peningkatan pelayanan rumah sakit nasional yang terintegrasi. Kedua belah pihak berkomitmen untuk saling mendukung dan berkolaborasi dalam pengembangan serta adopsi standarisasi Rekam Medis Elektronik (RME) di Indonesia sesuai standar internasional.

“RME yang kami kembangkan didasarkan teknologi yang mutakhir, terstruktur dan bermanfaat bagi seluruh pemangku kepentingan kesehatan. Kami menawarkan solusi pelayanan medis melalui RME dan Electronic Health Record (EHR) berbasis komputasi awan atau cloud.

Imeri menyatakan di Indonesia, aplikasi RME masih terkendala biaya inisiasi awal yang dinilai mahal, edukasi yang masih perlu ditinggalkan di kalangan medis dan RS serta minimnya kemauan untuk berubah.

“Mari kita lihat pengalaman Samsung Medical Centre di Korea Selatan yang melompat ke digitalisasi RME adalah biaya yang dikeluarkan ternyata diimbangi oleh dampak pengurangan biaya yang signifikan,” kata Dr. Budi Wiweko, SpOG(K)-FER, MPH, spesialis fertilitas yang juga Vice Director Inovation and Bussiness Development, IMERI-FKUI.

“Jadi, kapan investasi itu harus dilakukan, ya sekarang juga!” ujar Budi. (IZn – persi.or.id)