Hasil Survey Cepat RME dan Digitalisasi: Implementasi JKN dan Pandemi Sukses Akselerasi

Perhimpunan Rumah Sakit Seluruh Indonesia (PERSI) telah melakukan survey cepat tentang Rekam Medis Elektronik (RME) dan Digitalisasi Rumah Sakit (RS) dengan melibatkan 600 RS yang mengisi daftar isian. Hasilnya, aplikasi dan inovasi digital yang paling banyak diterapkan di RS terbanyak adalah billing system sedangkan yang terendah adalah Rekam Medis Elektronik (RME), diikuti telemedisin.

Demikian terungkap dalam Webinar Pembahasan Hasil Survey Cepat PERSI dan Digitalisasi Rumah Sakit pada Kamis, 11 Agustus 2022. Hasil survey dipaparkan Ketua Kompartemen Data dan Informasi PERSI Anis Fuad, S. Ked, DEA.

“Komponen yang ditanyakan adalah modul SIMRS, data yang tersedia di aplikasi, RME, cara pengembangan sistem digital, lokasi penyimpanan data serta gambaran kematangan,” kata Anis Fuad.

Anis juga mengungkapkan, guna mempercepat akselerasi digitalisasi RS, juga dapat ditempuh opsi melibatkan BPJS Kesehatan. “Karena pada 2016 dengan pemberlakuan program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), saat itu dengan jumlah RS sekitar 2.200, implementasi Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit (SIMRS) yang baru mencapai 30%, bisa meningkat hampir 100% dibandingkan pada 2013. Ketika pandemi, implementasi kemudian naik lagi 80%,” kata Anis.

Selain itu, lanjut Anis, Indonesia juga bisa mengikuti langkah Amerika Serikat yang memberikan insentif pada fasilitas kesehatan ketika mereka meminta dilakukannya integrasi. “Selain itu, jangan lupakan prinsip-prinsip kemanusiaan juga tidak boleh terkikis, selain juga yang paling penting yaitu keamanan data.”

Terkait masih rendahnya implementasi RME yang baru mencapai 1/7 dari total RS yang ada, Anis menyatakan, PERSI tengah menyiapkan Digital Hospital Mentorship Program yang akan mewadahi pertukaran wawasan dan pengalaman antara RS yang telah mencapai tahapan yang lebih tinggi kepada RS yang masih di tahapan awal.

“Rencananya akan dibuat program selama 3-4 bulan dan nanti lulusannya akan menjadi mentor bagi RS di program selanjutnya.” (IZn – persi.or.id)

Berita Terkait:
PERSI Gelar Webinar Hasil Survey Cepat tentang Rekam Medis Elektronik dan Digitalisasi RS