Hadapi Lonjakan Pasien, RSUD Bangkalan Dapat Tambahan 30 Ventilator dan Bantuan Tenaga Medis

RSUD Syarifah Ambami Rato Ebu Bangkalan, Madura, Jawa Timur, mendapat tambahan 30 alat ventilator dan tenaga medis dari Kementerian Kesehatan guna membantu menangani lonjakan pasien COVID-19.

“Kami minta Satgas COVID-19 Bangkalan memanfaatkan peran semua elemen masyarakat untuk ikut menyosialisasikan pentingnya mencegah penularan virus corona jenis baru tersebut di kalangan masyarakat. Prinsip pokok tentang penanganan penyakit bahwa mencegah lebih baik daripada mengobati harus diperhatikan, dan protokol kesehatan yang dianjurkan pemerintah merupakan bentuk pencegahan terbaik,” ujar Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin dalam kunjungannya ke Bangkalan dalam rangka meninjau langsung penanganan pandemi oleh pemkab dan tim Satgas COVID-19 Pemkab Bangkalan.

Menkes didampingi Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Ganip Warsito dan Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa. Menkes menggelar rapat koordinasi dengan tim Satgas COVID-19 dan Forkopimda Pemkab Bangkalan.

Bupati Bangkalan Abdul Latif Amin Imron menyatakan lonjakan kasus COVID-19 di Kabupaten Bangkalan terjadi pasca libur Lebaran 1442 Hijriah. Kasus baru COVID-19 di wilayah tersebut mencapai 322 kasus, terhitung sejak 10 April hingga 7 Juni 2021.

Jumlah kasus baru COVID-19 di Bangkalan pada 6 Juni 2021 mencapai 169 kasus dengan jumlah kematian mencapai 34 orang. Jumlah tertinggi warga yang terpapar virus corona jenis baru tersebut di empat kecamatan, yakni di Kecamatan Arosbaya, Klampis, Geger, dan Bangkalan.

Budi Gunadi menggelar rapat koordinasi serta meninjau pelayanan kesehatan di Puskesmas Bangkalan, Posko PPKM Berskala Mikro di Perumahan Griya Abadi, Desa Billaporah, Socah dan pelayanan kesehatan RSUD Syarifah Ambami Rato Ebu, Bangkalan. (IZn – persi.or.id)