Empat Hari Lagi, Kongres PERSI Dibuka, Bertema Resiliensi dan Peluang RS dalam Mempercepat Pemulihan Sistem Kesehatan

Empat hari lagi, Kongres XV Perhimpunan Rumah Sakit Seluruh Indonesia (PERSI), Seminar Tahunan Patient Safety XV serta INA Hospital Fair II akan digelar secara daring. Tema yang diusung Resiliensi dan Peluang Rumah Sakit (RS) dalam Mempercepat Pemulihan Sistem Kesehatan Indonesia di Era Pandemi Covid-19.

Ketua Umum PERSI Dr. Kuntjoro Adi Purjanto, M.Kes menyatakan Kongres XV PERSI merupakan agenda nasional PERSI yang diselenggarakan setiap 3 tahun dan tahun ini akan diselenggarakan bersamaan dengan Seminar Tahunan Patient Safety XV, dan INA HOSPITAL FAIR II. Perhelatan itu akan digelar pada 25-30 Oktober 2021.

“Kongres XV PERSI 2021 berfokus pada pelayanan RS terkait pandemi
Covid-19 dan bagaimana proses yang dialami rumah sakit selama Pandemi Covid-19, serta bagaimana ketahanan RS di Indonesia dalam menghadapi pandemi. Topik –topik yang akan dibahas pada tahun ini di antaranya tranformasi sistem kesehatan nasional 2021 – 2024, tranformasi SDM Kesehatan, serta peran keselamatan pasien dalam upaya ketahanan pelayanan kesehatan,” ujar Kuntjoro.

Selain seminar, kata Kuntjoro, juga dilaksanakan secara paralel workshop sebagai edukasi berkelanjutan untuk menjawab kebutuhan RS dalam meningkatkan mutu sumber SDM. Selain itu, diselenggarakan juga Industrial Symposia, dimana peserta akan mendapatkan update hal terkini dari mitra-mitra rumah sakit.

Seluruh kegiatan, dilaksanakan virtual yang untuk pertamakalinya menggunakan platform milik PERSI Pusat yaitu Kitras.id, yang dapat digunakan sepanjang tahun, bahkan dapat dipakai secara gratis oleh seluruh anggota PERSI seluruh Indonesia, sebagai media belajar virtual baik internal maupun eksternal RS>

“Kami harapkan para direktur dan pimpinan RS serta seluruh pemangku kepentingan RS untuk dapat hadir dan berpartisipasi,” kata Kuntjoro.

Wakil Sekretaris Jenderal Pengurus Pusat PERSI Dr. Rachmat Mulyana Memet, Sp.Rad menjadi Ketua Panitia seluruh rangkaian kegiatan yang ditargetkan diikuti 5.000 peserta.

Pada rangkaian kegiatan ini juga akan digelar PERSI Award yang merupakan penghargaan atas jasa dan pengabdian pada perumahsakitan Indonesia serta RS yang memenuhi kategori mendukung program pemerintah dan pelayanan masyarakat. Kategorinya, pelayanan TB terbaik di era pandemi Covid-19 serta penghargaan dengan penanganan tenaga kesehatan terbaik di era pandemi Covid-19. (IZn – persi.or.id)