Dalam Halal Bihalal PERSI, Menkes Berharap Kapasitas RS Tersedia Namun Tidak Terpakai

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menegaskan, kalangan perumahsakitan harus bersiap menghadapi peningkatan kasus Covid-19 pasca perayaan Idul Fitri. Budi Gunadi mengungkapkan hal itu saat memberi sambutan dalam acara halal bihalal Perhimpunan Rumah Sakit Seluruh Indonesia (PERSI) yang diselenggarakan virtual pada Kamis (20/5).

“Kunjungan ke rumah sakit (RS) sangat tinggi setiap kali ada liburan, peningkatannya jika dilihat dari sebelumnya bisa mencapai 60%-120%. Kita sudah berupaya maksimal meredam mobilitas penduduk, tapi risiko masih tetap terjadi akibat masyarakat beraktivitas cukup banyak di beberapa lokasi. Saat ini mutasi virus telah mencapai lebih dari 1.000 dan 4 di antaranya masuk kategori berbahaya dan 3 sudah ada di Indonesia. Banyak negara, termasuk tetangga-tetangga kita kini sudah memasang kondisi darurat, sehingga saat ini saya meminta tolong kepada teman-teman dari PERSI,” ujar Budi Gunadi dihadapan para pengurus PERSI pusat, daerah, asosiasi perumahsakitan, para mitra yang terdiri atas Ikatan Dokter Indonesia (IDI), BPJS Kesehatan serta anggota PERSI yang mengikuti melalui aplikasi Zoom serta akun YouTube Persi Pusat.

Budi menjelaskan, di seluruh Indonesia kini tersedia tempat tidur khusus Covid-19 di rumah sakit rujukan sebanyak 72.000, sudah terisi 20.000, sehingga tersisa kurang lebih 50.000 sebagai cadangan.

“Semoga yang kita cadangkan itu tidak terpakai, selain tempat tidur kita juga harus siap dengan obat, ventilator, dan ICU. Khusus ICU rumah sakit Indonesia memiliki 7.500 yang dikhususkan untuk Covid-19, sebanyak 2.500 sudah terisi, sehingga masih ada cadangan yang juga kita harapkan tidak terisi,” kata Budi. (IZn – persi.or.id)